ISTILAH HADITH

Sahih Lighairihi

صحيح لغيره

ṣaḥīḥ li-ghayrihi

Hadith yang asalnya hasan, lalu datang pula melalui jalur-jalur lain — dukungan tambahan itu mengangkatnya ke derajat tertinggi.

Ini bentuk sejajar dengan hasan lighairihi, satu tingkat di atasnya. Riwayat dasarnya sudah memenuhi syarat hasan (perawinya jujur, hafalannya sedikit lebih ringan); penguat dari jalur lain menutupi persis kekurangan yang tadinya menahannya dari derajat sahih.

An-Nawawi merumuskannya: apabila perawi sebuah hadith berada di bawah derajat al-hafizh adh-dhabith namun masyhur dengan kejujuran dan kehormatan diri, lalu hadithnya diriwayatkan melalui lebih dari satu jalur, ia menjadi kuat dan naik dari hasan menjadi sahih.

Ulama berbeda pendapat

Dua istilah "lighairihi" ini adalah yang paling tidak klasik di antara daftar ini. Gagasannya memang ada pada Ibnu ash-Shalah dan an-Nawawi, tetapi penamaan berpasangan lidzatihi/lighairihi merupakan penyusunan sistematis ulama belakangan — Ibnu ash-Shalah memaparkannya sebagai bagian dari pembahasan hasan, bukan sebagai empat derajat bernama. Siapa yang pertama kali merumuskan penamaan berempat itu tidak berhasil kami pastikan.

Sumber

Istilah terkait

Baca satu hadits setiap hari di onehadithaday.com →